Tugas dan artikel

Showing posts with label Just Word. Show all posts
Showing posts with label Just Word. Show all posts

Monday, July 18, 2022

Percobaan 1, 2, 3

Cappadocia
Sumber gambar : pexels.com

Halo guys, jadi gini. 

Hardisk laptop gue rusak, otomatis tugas-tugas yang rencananya mau gue upload juga lenyap. Huhuuu padahal masih banyak tugas yang masih pengen gue upload. Tapi ya udahlah kayaknya cukup sampai disini. Tapi mudah-mudahan tugas yang pernah gue upload masih bisa bermanfaat ya.

Mulai sekarang blog ini bakal gue isi sama artikel-artikel yang lagi gue pelajarin untuk mampu ditulis dengan baik dan juga SEO friendly.

Hari ini gue mau belajar masukin backlink

Ini backlink tentang my random thought


Alhamdulillah berhasil. Yaudah yak segitu dulu mau lanjut upload artikel.
Read More

Monday, April 19, 2021

Random words, bacaan untuk yang gabut level maksimum

Guys gw pernah baca di twitter, "I don't mind with menstruation. But why does it has to contain a lot of tummy crams, it hurts and tiring." Itu kata-katanya crowdstroia di twitter. 

Kalo versi gue, gapapa sih tummy crams, gue masih bisa tahan, tapi keinginan marah ke semua orang di bumi ini bikin capek banget. Ini gw terlanjur salah isi form skpi tapi udah divalidasi aja uring-uringan ke diri sendiri. Padahal gue harus urus berkas ini itu buat besok. 

Mau uyel-uyel kucing buat balikin mood, eh kucing gue minggat semua. Buka sosmed tambah kesel. Mau tidur, gabisa kepikiran. Tiba-tiba pengen nangis, kesel, tidak bersemangat. Semakin gue nulis, gue curiga ini bukan pms tapi gue depresi,

 Sial banget ya kalo kalian baca ini. Tapi gimana tiba-tiba gue pengen post. Ntar gue balikin ke draft kalo udah merasa postingan ini malu-maluin.

Hai form skpi, aku tadi semangat banget sebelum tau kalo kamu ga bisa di tambahin lagi karena udah di validasi. Iya, pahit banget emang kalo menyesali kebodohan diri sendiri. Dikepala isinya "what if...., what if...," sambil ngehalu bisa pinjem mesin waktunya doraemon. Dahlah sepertinya form skpi memang bukan jodohku. 

Read More

Friday, July 10, 2020

AKU MAU CURHAT (RANDOM THOUGHT, KALO KAMU GABUT BOLEH BACA)

Jadi gw abis baca beberapa note di postingan gw. Biasanya kalo gw nambahin note di postingan gw, itu gw lagi kesel, bete, atau banyak pikiran.

Jadi guys, malem ini w bener2 exhausted. There are so many things that rebound in my head. Like, gimana bisa hidup orang2 good looking itu biasanya enak banget? Gw tau itu too judgemental but ya gimana si gw melihat dari sudut pandang gw yang kentang.

Terus lagi, kenapa ada orang yang selingkuh? Karena pasangannya punya kekurangan? Ya emg yang selingkuh ini sempurna banget apa gimana siii.

Lalu, kemudian, kenapa orang yang diselingkuhin masih tetap tinggal? Ya dari yang gw baca2 kalo diselingkuhin itu bilang ke selingkuhannya. "Ambil aja, kalian cocok satu sama lain." No offense. Ini pasti gw kebanyakan nonton suara hati is*ri. Gw tadi nonton sampe tiga judul guys soalnya gw disuruh ngendep di rumah mbah gw nungguin orang2 pulang dari rumah sodara. Terus tv yang di dalem rumah saluran tv nya kaga lengkap jadilah gw pantengin indos***. Mana tadi judulny ada nyangkut2 "karena pasanganku sumber kebahagiaanku." Dari yang gw baca nih yaaa, -dan gw untuk saat ini setuju banget sama pendapat ini gatau kalo besok-, sumber kebagiaan kita itu ya harusnya diri kita sendiri. Orang lain, bahkan yang paling kamu cintai saat ini pun cuma pelengkap. Kenapa? Orang lain pasti akan pergi karena yang abadi hanyalah perubahan. 

Karena pemikiran ini gw pun mulai risih ketika orang2 berkoar "mencari belahan jiwa" dengan pemikiran, "aku tidak bahagia karena aku belum bertemu belahan jiwaku". I mean, How could you said that when you are a whole soul in a whole body?". Tau kan maksud gw? Semacam seharusnya itu "satu sumber kebahagiaan bertemu satu sumber kebahagiaan lain, lalu saling berbagi kebahagiaan". That is the concept.

Jangan bilang " kalo lo ga suka kenapa ditonton sih? Tinggal pindah acara tv susah amat". Tolong jangan bilang gt. Iya gw tau sungguh menyebalkan liat ibu2 yang mengkritik apa yang dia tonton di tv tapi tetep nonton wkwkkwkw. Whaaayyyy? Ya akutu gabutt, kalo nonton berita ntar malah pusing ini corona kaga kelar2.

Apa lagi yaa yang mau gw omongin. OHIYA. Tolonglah kalo kalian gabut terus sial nemu postingan ini dan baca sampe kalimat ini, TOLONG BANGET WOYYYY JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN. APALAGI KALIAN TUHH YANG SUKA BUANG SAMPAH DARI MOBIL. MOBIL DOANG BAGUS KOTAK SAMPAH MASA GAPUNYA. Sengaja banget w pake capslock soalnya kesel banget kalo dijalan liat orang buang sampah dari mobil, itu aspal kali bukan tempat sampah masa gakeliatan.

Ginilah pikiran gw kalo mau tidur emang suka ngadi2 padahal skripsi aja kaga kelar2. Kenapa? Kenapa gw nulis hal kaya gini? Karena gw suka membaca pemikiran2 gw di masa lalu. Semacam lo pernah ga sih merasa ditampar sama diri lo dimasa lalu? Gw sering. Ya ga sering2 banget sih beberapa kali. Kadang w geli sendiri kok gw gini amat. Tapi yaudah lahya.

Kalau kalian baca ini, terus ga suka, tolong jangan salty in aku soalnya nanti aku mental breakdance. Aku tau kamu pasti bisa mengungkapkan pendapat dengan sopan. Jangan ngaku2 generasi open minded kalo liat orang beda pendapat sedikit langsung digoblok2in kaya yang sering aku baca di komenan medsos.



Aku yang jam segini belum ngantuk.
Ibunya Mimi.
Mimi itu kucing w, punya tiga anak namanya shawall, shawil, shawoll. 
Peace, love and gahulll.
Read More

Thursday, April 23, 2020

INTERMEZZO 2 "a little conversation"



"Aku sangat menyukaimu"

"Lalu kenapa?"

"Meninggalkanmu sendirian adalah keputusan yang berat karena sejujurnya, aku ingin tinggal"

"Tapi kamu pergi"

"dan aku menyesalinya sampai saat ini"

"Lalu kenapa?"

"Berkali-kali aku ingin kembali, tapi aku mencegah diriku sendiri"

"Kenapa?"

"Karena setelah aku pergi, setelah memandangmu dari tempat aku berdiri, aku tahu bahwa diriku tidak cukup"

"Kita akan membuatnya lebih dari cukup"

"Kamu telalu tinggi, terlalu jauh untuk aku gapai"

"yang perlu kamu lakukan hanya datang, berlari kearahku"

"Aku tidak bisa datang dengan diriku yang sekarang"

"Lihat? Kamu hanya pecundang yang enggan berjuang"

"Kamu benar"

"Lalu setelah semua ini, apa?"

"Tidak tahu, tapi aku rindu. Entah padamu atau halusinasiku, bagiku keduanya sama. Tentangmu."



Lampung, 23 April 2020. @04.13 am

Note:
Percakapan ini gw buat saat ngga bisa tidur, dan sedih banget ngga tau kenapa. Atau mungkin gw sebenernya tahu tapi denial? Hhhhh. Mungkin suatu saat nanti gw malu sendiri baca tulisan ini. Biasanya emang gitu. But I have to let them out of my brain because it makes the blue seem everywhere. Thank you for read that. Maaf kalo abis baca ini lo muntah-muntah.
Read More

Thursday, March 22, 2018

INTERMEZZO 1. "Aku, kamu, dan Dia itu berbeda"

Hai gaes, welcome to my mind. The story is beginning. Ini tentang introvert yang jadi sider di grup terus di tegor sama temennya (itu gue!). dan terus di belain sama temennya yang lain dengan bilang "semua orang ga harus sama". 

Setujuuuu, akika setuju benjet sama pendapat indang. Guys, kadang, kita suka memandang orang lain sebagai diri kita. Menyamakan sudut pandang, seolah apa yang kita rasakan, dia juga rasakan. Apa yang kita biasa lakukan, dia juga pasti lakukan. Tapi gini, apa yang kita lewati, kadang jauh berbeda dengan apa yang mereka lalui. Tau kan, kalau beberapa kejadian selamanya akan merubah sudut pandang kita dan cara berfikir kita? Sekali lagi,karena apa yang kamu dan dia lewati ga pernah sama, itu membuat kamu dan dia menjadi dua orang yang berbeda.

Pernah ga berpikir "Apa yang pernah dia lalui hingga dia menjadi pribadi yang seperti itu?". Gue pernah. Kadang, dari situ gue mencoba memahami sudut pandang orang lain. Gue selalu berprinsip bahwa ketika terjadi suatu masalah di antara dua orang, ga ada yang 100% salah, dan 100% benar. Semua punya andil kesalahan masing-masing, yang membuatnya berbeda hanya besar presentasenya. Ketika sadar akan hal itu, gue mulai bisa memaafkan. Dengan begitu, gue berharap persentase kesalahan gue juga bakal berkurang.

Disini, gue salah karena terlalu takut untuk berbaur. Mengutamakan rasa nyaman untuk diri gue sendiri, yang dalam praktiknya, justru mengurangi kenyamanan orang lain. Tulisan ini bukan untuk menyalahkan temen gue atau apalah itu. Gue cuma pengen mengatakan bahwa, gue, lo dan dia itu berbeda. Kita ga harus sama, dan jangan coba menyamakan. Kadang, itu bisa menimbulkan sakit hati, atau setidaknya beban pikiran berkepanjangan. So be wise guys. Kamu tidak akan mengerti bagaimana tajamnya kata, hingga kamu terluka olehnya. Mungkin, itu yang disebut "sakit, tapi tak berdarah".

Dan lagi, thanks for read this words. Thank you for visited my blog. Wish the content is helping you,


Yang merasa lega karena udah curhat

Ishmah N 🐳

Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Categories

Total Pageviews

Powered by Blogger.

BTemplates.com

Blogroll

About

Copyright © Buku Tugas | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com